Sabtu, 10 Maret 2012

Pembagian e-busnies

Pembagian E-Bisnis
E-BUSINESS dibagi menjadi 4 bagian :
Customer Relationship Management (CRM) :
Ø sistem kustomisasi real time yang memanajemen kustomer dan melakukan personalisasi produk dan servis berdasarkan keinginan customer atau menyangkut hubungan antara perusahaan dengan konsumen yang meliputi : Sales, pemasaran, data-data penjualan dan pelayanan, anggapan dari konsumen.
Ø Enterprise Resource Planning (ERP) :
sistem informasi pendukung e-business, yang menyediakan berbagai macam kebutuhan perusahaan seperti supply chain, CRM, marketing, warehouse, shipping, dan payment, serta mampu melakukan otomatisasi proses bisnis atau menyangkut hubungan dalam-internal perusahaan tersebut, yang meliputi : Production planning, integrated logistics, Accounting and Finance, Human Resource, Sales and distribution, order management.
Ø Enterprise Aplication Program (EAI) :
merupakan konsep integrasi berbagai proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling bertukar data berbasis message. EAI berfungsi sebagai penghubung ERP dengan SCM atau ERP dengan CRM.
Ø Supply Chain Management (SCM) :
manajemen rantai supply secara otomatis terkomputerisasi.
SCM menyangkut hubungan antara perusahaan dengan supplier.
Tujuan dan Manfaat Implementasi E-Bisnis
Tujuan implementasi e-bisnis adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia, Keuangan, Supply Chain Management/Logistic Management. Selain itu berfungsi sebagai sarana komunikasi dan informasi bagi public dan stakeholders lainnya. Dengan berbasiskan internet, sistem ini dapat diakses dimana saja sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan. Manfaat implementasi e-bisnis adalah :
Ø Meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
Ø Meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok dan pendanaan yang sangat luas.
Ø Meningkatkan efisiensi perusahaan.
Ø Mempermudah pengelolaan asset perusahaan.
Ø Meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan.
Ø Meningkatkan komunikasi seluruh stakeholders.
Ø Mengatasi kesenjangan digital.
Ø Media mempromosikan kompetensi perusahaan.
Ø Memperlancar transaksi bisnis.
Ø Sarana penyebaran informasi secara luas.
Manfaat E-Bisnis bagi perusahaan, customer dan masyarakat
a. Bagi Perusahaan
Ø Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bias menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik dan menjamin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.
Ø Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).
Ø Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi.
Ø Menekan biaya persediaan dan overhead dengan cara memfasilitasi manajemen rantai nilai bertipe “pull”, yang prosesnya berawal dari pesanan pelanggan dan menggunakan pemanufakturan just-intime (JIT).
Ø Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya.
Ø Menekan waktu antara pemabyaran dan penerimaan produk/jasa.
Ø Meningkatkan prouktifitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
Ø Menekan biaya telekomunikasi.
Ø Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih murah dan fleksibilitas yang lebih tinggi.
Ø Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerjasama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga control kualitas, harga dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam control perusahaan.
b. Bagi Customer
Ø Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.
Ø Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan. Memungkinkan konsumen dalam mendaptakan produk dann jasa yang lebihmurah, karena konsumen biasa berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
Ø Dalam beberapa kasus, terutama produk yang terdigitalisasi, e-business memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan real-time.
Ø Memungkinkan pelanggan untuk berpartisipasi dalam lelang virtual.
Ø Memungkinkan pelanggan berinteraksi dengan pelanggan lainnya dalam electronic communities dan saling bertukar gagasan serta pengalaman.
Ø Memfasilitasi kompetisi yang mengarah pada diskon substansial bagi pelanggan.
c. Bagi Masyarakat Luas
Ø Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang.
Ø Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah, sehingga bias terjangkau oleh orang yang kurang mampu.
Ø Memungkinkan masyarakat di negara berkembang dan kawasan pedalaman menikmati produk dan jasa yang relatif langka di tempat tinggalnya, termasuk di dalamnya belajar jarak jauh lewat university.
Ø Memfasilitasi penyampaian jasa publik, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi layanan social pemerintah secara lebih murah dan/atau berkualitas.
Empat Tahap Evolusi e-Business
1. Tahap Inform Pada tahap awal ini, yang terjadi adalah adanya unit-unit kecil di dalam perusahaan yang mulai mencoba membangun program-program kecil (software) berbasis internet.
2. Tahap Automate Tahap berikutnya adalah mencoba untuk mengintegrasikan beberapa unit di dalam perusahaan yang masing-masing telah mengimplementasikan konsep kecil e-business. Yang menjadi dasar penggabungan modul-modul ini biasanya adalah sebuah rangkaian proses yang saling berhubungan.
3. Tahap Integrate Tahap selanjutnya dari pengembangan aplikasi e-business adalah mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan perusahaan atau entiti-entiti lain yang ada di luar perusahaan.
4. Tahap Reinvent Tahap terakhir di dalam evolusi dapat secara efektif diimplementasikan jika ada perubahan paradigma mendasar dari manajemen perusahaan, terutama yang berkaitan dengan cara mereka melihat bisnis yang ada.
Security Dalam E-Business
Security Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan E-Bussines yaitu Kriptografi Public Key yang merupakan sistem asimetris (tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data.

sekilas tentang e-busnies

        E-Business adalah bentuk bisnis dengan menggunakan media elektronik atau dengan kata lain, menggunakan peralatan teknologi informasi untuk melakukan bisnis. Dengan berkembangnya teknologi yang mendukung semua aktifitas bisnis maka beralihlah perkembangan bisnis dari yang konvensional menuju era bisnis elektronik. Perkembangan teknologi juga membuat bisnis jadi lebih mudah dan lebih murah apabila dibandingkan dengan cara bisnis konvensional. Karena kemudahannya ini lah menyebabkan semakin banyak bisnis yang dapat dilakukan orang tanpa modal yang besar. Dan berkembang pula jenis-jenis bisnis elektronik yang semakin menarik untuk dibahas karena keberagaman jenis bisnis elektronik.
       
E-business merupakan suatu bentuk bisnis berbasis media elektronik, seperti televisi dan radio. Namun, kini e-business dikenal masyarakat ketika marak menggunakan media internet. Sehingga definisi dari e-business berubah menjadi bisnis berbasis internet. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat e-business terus berevolusi dan menyesuaikan dengan teknologi yang ada. 
Sejak adanya internet, kehidupan jual beli perusahaan seakan tidak pernah berhenti. Toko virtual (e-shop) buka 24 jam 7 hari dalam seminggu. Transaksi terus berjalan tanpa ada batasan waktu dan wilayah. Pemilihan barang dilakukan menggunakan internet, bahkan sampai pembayaran barang juga menggunakan media internet. Sehingga bisnis pada saat ini jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan cara bisnis konvensional.
Dengan menggunakan e-business, maka memungkinkan tidak perlu keberadaan kantor secara fisik sebab hanya akan tampil di internet dalam sebuah website. Pihak yang terkait hanya membutuhkan layanan web sebagai perantara dan membuat kerja sama dengan bank dan juga pelanggan. Hampir semua bisa dilakukan dengan menggunakan internet sebagai medianya. Kecuali proses produksi barang fisik dan proses pengirimannya. Kecuali barang yang dijual merupakan berupa data.
Pokoknya busnies nampak menjadi sangat praktis dan mudah di gunakan.....
Fungsi dari e-business sendiri adalah untuk mendukung bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia. Dengan e-business, perusahaan seakan memiliki toko di berbagai daerah karena pelanggan dapat mengakses halaman website dan melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja karena pelanggan dapat melakukannya tanpa meninggalkan rumah.
Popularitas e-business dipenghujung abad 20 dan di awal milenium baru ini ditunjang oleh tiga faktor pemicu utama, yaitu:
·         Faktor pasar dan ekonomi: diantara kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar.
·         Faktor sosial dan lingkungan: seperti perubahan karakteristik angkatan kerja, deregulasi pemerintah, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan, dan perubahan politik.
·         Faktor teknologi: meliputi usia siklus hidup produk dan teknologi yang singkat.

Berbagai Definisi tentang E-BUSNIES


·         E-business adalah sebagai suatu gabungan yang kompleks dari proses bisnis, aplikasi perusahaan, dan struktur organisasi yang diperlukan untuk membuat model bisnis mempunyai kinerja yang tinggi. (Ravi Kalakota. e-Business 2.0: Roadmap for Success. Addison-Wesley Professional. 2000)
·         E-business  didefinisikan sebagai penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mendukung seluruh kegiatan usaha. (Wikipedia.http://en.wikipedia.org/wiki/E-business)
·         Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000. E-business – Just What is It?http://ebusiness.about.com/industry)
·         E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002)
·         E-business adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan dari suatu bisnis. (http://www.wisegeek.com/what-is-ebusiness.htm)
·         Menghubungkan sistem teknologi informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business. (Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall)
Berdasarkan beberapa definisi di atas, maka definisi e-business secara satu keartian utuh, yaitu:
E-Business adalah menjalankan proses bisnis utama untuk memberikan keuntungan dengan menggunakan Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK, dapat berupa berupa keamanan, fleksibilitas,  integrasi, optimasi, efisiensi, dan peningkatan produktivitas dan profit , yang dilakukan oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait.
Terdapat beberapa kesamaan dari kegiatan e-business, yaitu:
Pelaku E-Business
·         Organisasi, pelanggan, perusahaan, pemasok, pekerja, rekan bisnis
Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
·         Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
·         Komputer, data yang telah terkomputerisasi
·         Internet
·         Kegiatan Sasaran
·         Kegiatan bisnis
·         Proses bisnis utama
·         Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
·         Operasi bisnis utama
Tujuan
·         Koordinasi, komunikasi, dan pengelolaan organisasi
·         Transformasi proses bisnis
·         Sharing informasi
Keuntungan
·         Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
·         Memberikan nilai bisnis yang berbeda
·         Efisien
·         Peningkatan produktivitas dan keutungan

E-COMMERSE

Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997)dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
• Sering dilakukan sistim pendekatan client-server

Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

 

Kamis, 08 Maret 2012

perspective bisnis online menggunakan media sosial seperti facebook dan twiter

Membicarakan facebook dan twiter bukanlah hal yang langka lagi, karena hampir semua orang di lapisan muka bumi ini pasti tahu mengenai kedua jaringan sosial ini. jika memang ada orang yang belum mempunyai akun di facebook atau twiter tapi setidaknya mereka mungkin pernah mendengarnya. Di facebook dan twiter kita bisa dengan bebasnya berhubungan atau berkomunikasi dengan siapa saja dan di mana saja, tak sedikit orang yang bisa mendapatkan teman baru di facebook dan twiter bahkan kedua jaringan sosial itupun dapat mempertemukan kembali teman lama, ini terjadi karena jangakauan facebook dan twiter meluas.
Dari segi sosial memang dampak facebook dan twiter sangat tersa manfaatnya, namun saat ini kedua jaringan sosial tersebut tidak hanya di gunakan untuk mencari teman atau berkomunikasi saja, orang pun mulai ramai memakai facebook dan twiter sebagai media mencari relasi bisnis,dan tempat untuk berbisnis pula. Tak percaya???? Coba sekarang kita perhatikan di akun facebook kita begitu banyaknya iklan sebuah prodak ataupun orang-orang yang menawarkan prodaknya.
Facebook dan twiter menjadi jembatan untuk kalian semua yang memang ingin berbisnis secara online, untuk langkah pertama mungkin bisa di awali dengan mengenalkan produk kalian melalui facebook dan twiter.
Nah jika kita analisis antara facebook dan twiter, siapa yang lebih memiliki peranan penting dalam kemajuan bisnis secara online,
Kita awali dengan facebook, jika kita memiliki produk yang akan di promosikan menurut saya facebook menjadi pilihan yang tepat, karena jaringannya yang amat meluas hampir semua orang mempunyai akun facebook, karena sifat facebook yang mudah di pahami dan di gunakan sehingga orang-orang banyak membuat akunnya, selain itu jika kita bisa memuat gambar produk kita sehingga si calon konsumen atau pembeli lebih puas dan yakin dengan barang yang akan di belinya.
Twiter pun merupakan media sosial yang sangat meluas pada era ini,tapi  menurut saya orang yang memiliki akun twiter pasti memiliki akun facebok , namun tidak halnya dengan orang yang memiliki akun facebook belum tentu mempunyai akun twiter, karena sifat twiter yang sedikit sukar di pahami oleh pemula, namun tak di pungkiri banyak pula para pembisnis yang sukses mempromosikan product mereka lewat media sosial twiter,
Oleh karena itu jika saya berbisnis saya lebih memilih untuk berbisnis online di facebook karena manfaatnya lebih besar untuk kemajuan bisnis saya.
Namun tidak salahnya juga kita memilih ke dua jaringan sosial ini sebagai media kita untuk berdagang.